Tampilkan postingan dengan label Info Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Terkini. Tampilkan semua postingan

Hari ini, Ribuan mahasiswa di 50 Kota Unjuk Rasa Tuntut Copot Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolda Metro Jaya


Jakarta – Hari ini (26/5) Ribuan mahasiswa dari 50 kota di seluruh Indonesia menggelar unjuk rasa menuntut pencopotan Kapolres Jakarta Pusat. Unjuk Rasa ini adalah buntut dari represifitas aparat saat membubarkan Aksi KAMMI di Depan Istana Merdeka Rabu (23/5) kemarin. Dalam siaran persnya, Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nur Rakhman menyatakan bahwa unjuk rasa yang digelar di 50 kota adalah bentuk solidaritas mahasiswa atas Represifitas, kekerasan, dan penganiayaan yang dilakukan Aparat Kepolisian terhadap Aksi Unjuk Rasa KAMMI pada rabu (24/5) lalu.

Nur Rakhman menambahkan, Kepolisian harus menghentikan standar ganda dalam menghadapi aspirasi masyarakat. Mahasiswa dan masyarakat sudah sangat resah dengan standar ganda ýang sudah tidak bisa ditolerir lagi. “Reformasi di tubuh Kepolisian nampaknya telah gagal. Kepolisian kini menjelma menjadi Tirani baru dalam penegakan hukum Indonesia. KAMMI dan  mahasiswa Indonesia akan melawan tirani hukum yang dilakukan oleh aparat negara, baik eksekutif maupun yudikatif”, ujar nur rakhman.

Nur Rakhman melanjutkan, Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla harus serius membenahi etika dan kinerja Kepolisian Republik Indonesia. Dimulai dari memberikan Sanksi tegas yakni pencopotan Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolda Metro Jaya sebagai bentuk sanksi dan pelajaran agar tak ada lagi represifitas aparat dalam mengawal Demonstrasi Mahasiswa. “Bila Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolda Metro Jaya tidak segera dicopot, maka akan menjadi pembenaran bahwa Presiden Jokowi membenarkan dan terlibat dalam tindakan represif dan kekerasan aparat kepolisian”, tandas Riko.

Ketua Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Riko Tanjung mengatakan bahwa kejadian seperti ini tidak perlu terjadi bila aparat kepolisian tidak diskriminatif dan represif dalam mengawal aksi demonstrasi mahasiswa. “Mahasiswa adalah penjaga stabilitas kondisi kebangsaan dan pengawal demokrasi. Ini adalah tugas sejarah yang akan dijalankan mahasiswa. Represifitas aparat kepolisian kepada mahasiswa adalah tindakan
anti demokrasi dan mengancam stabilitas kondisi kebangsaan. Ini harus dihentikan”, ujar Nur Rakhman.


“Bila ada aspirasi dan demonstrasi massif dari mahasiswa, ini menunjukkan ada yang salah dalam Negeri ini. KAMMI lahir dari keprihatinan bangsa atas krisis 1998. Tugas sejarah KAMMI adalah merawat dan menjaga Indonesia agar tidak ada lagi krisis serupa 1998 yang menyengsarakan rakyat, merusak tatanan demokrasi dan meruntuhkan keutuhan persatuan Indonesia. Ini semua dilakukan agar Cita-cita Kemerdekaan yang dirumuskan pendiri bangsa bisa diwujudkan tanpa ada yang mendestruksi’’, pungkas Riko.

Aksi TPPJ KAMMI :Tolak Poilitik Uang





Sejumlah mahasiswi yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi aksi wujudkan pilkada damai di lokasi pelaksanaan hari bebas kendaraaan bermotor (HBKB) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (9/4). Aksi yang digelar oleh Tim Pengawal Pilkada Jakarta (TPPJ) KAMMI itu menyuarakan supaya Pilkada DKI Jakarta terbebas dari praktik money politik yang dapat menghancurkan demokrasi bangsa. 

Ketua Pengurus Wilayah KAMMI Jakarta, Najmu Fuadi, mengatakan setidaknya ada tiga bentuk kecurangan yang patut diwaspadai.

"Pertama kecurangan money politik atau serangan fajar. Kedua adanya pemilih siluman. Dan ketiga, kecurangan dalam perhitungan dan rekapitulasi suara," katanya di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Selain itu, pihaknya dari Tim Pengawal Pilkada Jakarta (TPPJ KAMMI) juga mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya mahasiswa untuk terlibat langsung dalam mengawal suksesnya Pilkada Jakarta agar terhindar dari praktek-praktek kecurangan: seperti money politic, manipulasi Suara, dan pemilih gelap.

"TPPJ mengundang seluruh mahasiswa dan pemuda yang peduli tegaknya kedaulatan rakyat dalam Pilgub DKI," katanya.

Najmu berharap agar gelaran Pilgub DKI putaran kedua yang akan datang bisa berjalan dengan lancar, tertib, damai, dan tanpa kecurangan. Sehingga, produk kepemimpinan yang dihasilkan benar-benar berasal dari suara rakyat, bukan hasil dari kecurangan.



KAMMI Se-Jaksel Lakukan Aksi Solidaritas untuk Bencana Garut dan Sumedang



Ahad (25/09/2016) sejumlah relawan dari KAMMI lintas Komisariat se-Jakarta Selatan melakukan aksi solidaritas untuk bencana banjir dan longsor yang terjadi di Garut serta Sumedang. Aksi ditunjukkan dengan penyampaian orasi dari masing-masing komisariat, pembacaan puisi, dan penggalangan dana di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

Sekitar 46 kader KAMMI menyebarkan kotak donasi di beberapa titik pada area Car Free Day. Total Donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 5.192.200 dan 1 dolar. Donasi ini akan disalurkan Melalui KRC Pusat yang terjun langsung Ke lokasi bencana.

Kemudian pada saat itu juga, KAMMI lintas komisariat se-Jakarta Selatan menyampaikan pernyataan sikap atas bencana yang terjadi di Garut dan Sumedang, antara lain:

1. Atas dasar kebersamaan juga keprimanusiaan KAMMI mengajak kepada seluruh rakyat Jakarta turut serta memberikan bantuan, baik secara materi, moril, dan do'a.

2. Bahwa bencana alam yang terjadi di Garut dan Sumedang bukan hanya berbicara tentang peristiwa yang terjadi,vnamun hal ini merupakan indikasi rusaknya ekosistem yang ada di sana, dengan demikian mendukung pemerintah daerah, wilayah, pusat. Memperhatikan bencana ini sebagai pelajaran untuk tidak memberikan izin pengembangan kepada perusahaan yang tidak memperhatikan ekosisitem sekitar.

3. Mendukung dengan penuh pencerdasan pemerintah daerah, wilayah, ataupun pusat terhadap pentingnya memperhatikan ekosistem yang berlangsung dengan baik, guna memperlancar juga mengantisipasi bencana serupa terhadap daerah-daerah di Indonesia lainnya.

4. Menghimbau kepada seluruh elemen KAMMI yang berada di seluruh Indonesia umumnya, dan Jakarta Selatan khususnya untuk memberikan bantuan dana baik secara materi, moril, serta do'a. Juga turut serta dalam penanggulangan bencana serta antisipasi bencana baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan semua pihak.

(rep: iffa)


Total Donasi Rp 5.192.200,- dan 1 Dolar

KAMMI LIPIA Berhasil Salurkan 12 Hewan Qurban



Selasa, 13 September 2016 bertepatan dengan tanggal 11 Dzulhijjah 1437 H, KAMMI LIPIA sukses mengadakan acara peringatan hari Raya Iduladha dengan menyembelih 12 hewan kurban bersama Istana Qur'an Al Fath, TPA khusus anak kurang mampu, tepat terletak di kampung binaan KAMMI LIPIA, Kel. Tegal Parang, Kec. Mampang Prapatan.

Kegiatan ini terselenggara dibawah arahan Departemen Sosial Masyarakat KAMMI LIPIA yang langsung dipantau oleh ketua umum komisariat. Pada pelaksanaan qurban tahun ini, panitia memotong 12 hewan qurban hasil pengumpulan dari para donatur dan sepuluh kantong daging sapi distribusi dari PLN Ragunan. Ini merupakan capaian yang diluar perkiraan panitia, yang diawal hanya menargetkan lima kambing.

"Allahu Akbar! Alhamdulillah barakallah! Ini bakal menjadi qurban terhebat dalam 10 tahun terakhir" Ucap Saifudin, kepala sekolah TPA Al Fath.

Apa yang dikatakan kepsek TPA Al-Fath dirasa tidak terlalu berlebihan, sebab tahun lalu KAMMI LIPIA hanya mampu memotong dua ekor kambing untuk dibagikan.

"Kami berharap agenda rutin berupa qurban tahunan ini membuat kader lebih peka terhadap permasalahan sosial yang ada di sekitar lingkungannya dan semakin menguatkan ikatan ukhuwah sesama kader," ucap Fahmi, Kadept Sosmas.

Berikut nama-nama penderma yang menyalurkan hewan qurbannya lewat KAMMI LIPIA : 

1. Siti Asri D Bani
2. M Saihul Basyir
3. Pusokowati Bani
4. Syarif Hidayatullah
5. Wati
6. Suhairy Ilyas
7. Indra Setiawan
8. Ahmad Kamil
9. Ruqouyah Qonita Nurdin
10. Muliani Prasanti
11. PT UrbanQurban (2 ekor)

(rep: Basyir / red: Kasyaf)

Hewan Qurban
Anak-anak TPA IQ Al Fath

Pemotongan Daging Qurban
Pembagian Daging Qurban
Pendistribusian Daging Qurban Secara Simboks

Ratusan Muslimah Jabodetabek Bagikan 400 Jilbab Syar'i pada IHSD


Ratusan muslimah berjilbab ungu dan para muslim Jabodetabek memadati area Car Free Day Jl. MH Thamrin Jakarta pada Ahad (11/09/2016), untuk memperingati Internasional Hijab Solidarity Day ( IHSD ). "Yuk Berjilbab Syari" merupakan tagline yang diusung dalam acara ini. Pihak yang mendukung acara ini terdiri dari Solidaritas Peduli Jilbab, Muslim Design Community, Islamic Otaku Community, Sahabat Muslimah, Rumah Dakwah Indonesia, Man Jadda Wajada, Komunitas Tahajud Berantai, Gerakan Pemuda ESQ 165 Jakarta, Cordofa, Gerakan Memakmurkan Masjid, PASKHAS KAMMI Jakarta, Sahabat Shalawat, DPP ODOJ, Gerakan Nasional Anti Miras Pendaki Hijabers, Sedekah Harian, Hijab Syar’i Tangerang, Dakwah Harian, Jakarta Sinergi, Tangerang Sinergi, FSLDK dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). 

Aksi dimulai dengan membentuk long march dan melakukan jalan santai dari area Monas hingga berakhir di area Halte Tolsari. 

Selama jalan santai, massa meneriakkan yel-yel tentang ajakan berjilbab syar'i yang dipimpin oleh Irvan Reza Fahrezi (Ketua Panitia Peringatan Internasional Hijab). "Tutup aurot, pakai jilbab! Pakai jilbab dong ! Yuk berjilbab syari. Disini jilbab, disana jilbab, dimana-mana wajib berjilbab", teriak mereka.

Pada titik akhir long march, para perwakilan komuitas menyampaikan orasi-orasi mengenai jilbab. Orasi disampaikan oleh Irvan Reza Fahrezi dari panitia, Azizah Nurrabbaniyah perwakilan dari Paskhas KAMMI Jakarta, Siti Nurul Hidayah dari FSLDK, Amalia Dian Ramadhani dari Peduli Jilbab, Jimmy Juliand dari KAMMI, serta Hamas Syahid dari kalangan artis yang juga menyampaikan puisi.

Aksi solidaritas kepada juga dilakukan dengan mensosialisasikan urgensi jilbab syar'i dan membagikan jilbab syar'i secara gratis di lima titik sekitar area HI. Lebih dari 400 jilbab syar'i berhasil dipakaikan secara langsung oleh tim pembagi jilbab pada para muslimah yang belum memakai jilbab di sekitar CFD.

(rep : Iffa)