Tampilkan postingan dengan label Agenda Sosmas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agenda Sosmas. Tampilkan semua postingan

KAMMI LIPIA Gelar Aksi Solidaritas Peduli Idlib dan Ponorogo



Jakarta, Senin (10/04/2017) KAMMI Komisariat LIPIA melalui departemen sosial masyarakat menggelar aksi solidaritas dan penggalangan dana untuk korban penyerangan di Idlib, Suriah dan juga korban bencana longsor di Ponorogo, Jawa Timur

Aksi penggalangan dana dilaksanakan pukul 14.00 dan berakhir pukul 15.30 yang bertempat di Simpang Tiga lampu merah Ragunan-Cilandak, Jakarta Selatan. 

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa solidaritas KAMMI Komisariat LIPIA kepada tragedi kemanusiaan yang terjadi 4 April 2017 lalu, yaitu pengeboman zat kimia di Idlib dengan kurang lebih 400 korban. Dan juga kepedulian terhadap masyarakat Ponorogo yang kembali ditimpa bencana longsor 9 April lalu.

"Aksi ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat agar dapat membantu dengan doa maupun harta terhadap saudara -saudara kita yang sedang ditimpa musibah di Idlib dan di Ponorogo sana", ujar Fahmi Amrillah selaku koordinator lapangan dan Kepala Departemen Sosial Masyarakat.

Aksi kali ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1.453.000,- dari satu titik pengumpulan dana di Jakarta, dana tersebut nantinya akan disalurkan langsung kepada para korban di Idlib dan Ponorogo melalui Korp Reaksi Cepat (KRC) KAMMI.

Bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan bantuan berupa uang, pakaian, atau perlengkapan sekolah bisa menghubungi kordinator daerah KRC atau komisariat KAMMI terdekat.
(rep Fahmi/red Iffa)



Antara Pengikut Gusdur dan Tukang Gusur


Sudah terlampau lelah kita mendengar dagelan yang tak lucu dari mata sipit penista. Tak banyak yang dilakukan nenek moyangnya untuk negri ini, kehancuran? Tentu iya. Karena kebanyakan orientasi pebisnis china adalah uang.

Gus Dur memiliki pengaruh besar dalam sejarah Indonesia, paling tidak begitu jika ditilik dari jumlah orang-orang yang mengklaim sebagai Gusdurian. Trah keluarga beliau pun bukan trah sembarangan, keluarga Kiai paling dihormati di kalangan NU. Kontribusi Moyang Wahid Hasyim dan keturunan beliau mempunyai kontribusi positif yang besar di Indonesia bahkan jauh sebelum kemerdekaan.

Jika Gus Dur merupakan sosok yang concern dalam membangun manusia-manusia sebagai basis sosial, Ahok cs adalah perusaknya. Bahkan ditambah merusak dan menggusur basis-basis sosial kemasyrakatan. Dalam teori sosial yang masyhur bahwa manusia yang gagal adalah manusia tidak mampu merekayasa kemampuan manusia lain, lalu menghalalkan segala cara untuk memaksa bahkan merusak.

Ahok bukan hanya gagal meyakinkan masyarakat Jakarta yang bahasanya akan direlokalisasi atau dipindahkan tempat. Tapi merusak segalanya. Mindset Ahok sudah sangat konslet dan tinggal dibuang dimana jika tidak segera dilakukan tindakan tegas, maka kekuatan untuk memaksa, merusak dan menggusur akan terus dijalankan. Tentu sangat celaka ditambah membenarkan tindakannya sendiri dengan klaim-klaim pembohong yang urat sarafnya telah putus.

Percayalah jika manusia Indonesia yang konsen dalam ilmu-ilmu tertentu, sudah bulat mengatakan ahok sudah gagal dalam segalanya. Teori sosial paling tidak mewakili bagaimana tindakan Ahok sangat jauh dibanding Gus Dur yang diklaimnya adalah panutannya.

Mari masyarakat Jakarta, buang jauh-jauh wajah penggusur dari pengakuaannya sebagai pengikut Gus Dur. Percayalah, esok hari tetap cerah tanpa tukang gusur.

Departemen Sosial Masyarakat KAMMI LIPIA

KAMMI Se-Jaksel Lakukan Aksi Solidaritas untuk Bencana Garut dan Sumedang



Ahad (25/09/2016) sejumlah relawan dari KAMMI lintas Komisariat se-Jakarta Selatan melakukan aksi solidaritas untuk bencana banjir dan longsor yang terjadi di Garut serta Sumedang. Aksi ditunjukkan dengan penyampaian orasi dari masing-masing komisariat, pembacaan puisi, dan penggalangan dana di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

Sekitar 46 kader KAMMI menyebarkan kotak donasi di beberapa titik pada area Car Free Day. Total Donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 5.192.200 dan 1 dolar. Donasi ini akan disalurkan Melalui KRC Pusat yang terjun langsung Ke lokasi bencana.

Kemudian pada saat itu juga, KAMMI lintas komisariat se-Jakarta Selatan menyampaikan pernyataan sikap atas bencana yang terjadi di Garut dan Sumedang, antara lain:

1. Atas dasar kebersamaan juga keprimanusiaan KAMMI mengajak kepada seluruh rakyat Jakarta turut serta memberikan bantuan, baik secara materi, moril, dan do'a.

2. Bahwa bencana alam yang terjadi di Garut dan Sumedang bukan hanya berbicara tentang peristiwa yang terjadi,vnamun hal ini merupakan indikasi rusaknya ekosistem yang ada di sana, dengan demikian mendukung pemerintah daerah, wilayah, pusat. Memperhatikan bencana ini sebagai pelajaran untuk tidak memberikan izin pengembangan kepada perusahaan yang tidak memperhatikan ekosisitem sekitar.

3. Mendukung dengan penuh pencerdasan pemerintah daerah, wilayah, ataupun pusat terhadap pentingnya memperhatikan ekosistem yang berlangsung dengan baik, guna memperlancar juga mengantisipasi bencana serupa terhadap daerah-daerah di Indonesia lainnya.

4. Menghimbau kepada seluruh elemen KAMMI yang berada di seluruh Indonesia umumnya, dan Jakarta Selatan khususnya untuk memberikan bantuan dana baik secara materi, moril, serta do'a. Juga turut serta dalam penanggulangan bencana serta antisipasi bencana baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan semua pihak.

(rep: iffa)


Total Donasi Rp 5.192.200,- dan 1 Dolar

KAMMI LIPIA Berhasil Salurkan 12 Hewan Qurban



Selasa, 13 September 2016 bertepatan dengan tanggal 11 Dzulhijjah 1437 H, KAMMI LIPIA sukses mengadakan acara peringatan hari Raya Iduladha dengan menyembelih 12 hewan kurban bersama Istana Qur'an Al Fath, TPA khusus anak kurang mampu, tepat terletak di kampung binaan KAMMI LIPIA, Kel. Tegal Parang, Kec. Mampang Prapatan.

Kegiatan ini terselenggara dibawah arahan Departemen Sosial Masyarakat KAMMI LIPIA yang langsung dipantau oleh ketua umum komisariat. Pada pelaksanaan qurban tahun ini, panitia memotong 12 hewan qurban hasil pengumpulan dari para donatur dan sepuluh kantong daging sapi distribusi dari PLN Ragunan. Ini merupakan capaian yang diluar perkiraan panitia, yang diawal hanya menargetkan lima kambing.

"Allahu Akbar! Alhamdulillah barakallah! Ini bakal menjadi qurban terhebat dalam 10 tahun terakhir" Ucap Saifudin, kepala sekolah TPA Al Fath.

Apa yang dikatakan kepsek TPA Al-Fath dirasa tidak terlalu berlebihan, sebab tahun lalu KAMMI LIPIA hanya mampu memotong dua ekor kambing untuk dibagikan.

"Kami berharap agenda rutin berupa qurban tahunan ini membuat kader lebih peka terhadap permasalahan sosial yang ada di sekitar lingkungannya dan semakin menguatkan ikatan ukhuwah sesama kader," ucap Fahmi, Kadept Sosmas.

Berikut nama-nama penderma yang menyalurkan hewan qurbannya lewat KAMMI LIPIA : 

1. Siti Asri D Bani
2. M Saihul Basyir
3. Pusokowati Bani
4. Syarif Hidayatullah
5. Wati
6. Suhairy Ilyas
7. Indra Setiawan
8. Ahmad Kamil
9. Ruqouyah Qonita Nurdin
10. Muliani Prasanti
11. PT UrbanQurban (2 ekor)

(rep: Basyir / red: Kasyaf)

Hewan Qurban
Anak-anak TPA IQ Al Fath

Pemotongan Daging Qurban
Pembagian Daging Qurban
Pendistribusian Daging Qurban Secara Simboks

Safari Ceria Bersama Santri Binaan







Kammilipia~ Sabtu, 23 April 2016, KAMMI Komisariat LIPIA dengan di prakarsai Departement Sosial Masyarakat (SOSMAS), pagi tadi kembali mengadakan Acara Safari Ceria bersama santri-santri binaannya di Taman Marga Satwa Ragunan Jakarta Selatan. Sekitar 20 santri TPA Al Fath dengan di dampingin sejumlah kakak-kakak pengajar, yang umumnya merupakan  pengurus dari KAMMI Komisariat LIPIA, nampak turut meramaikan dan memadati salah satu objek wisata kebanggaan DKI Jakarta itu.

Acara yang diselengarakan sekali pada tiap pereode kepengurusan ini, selain  untuk rekreasi menghilangkan kepenatan ibu kota, acara ini juga bertujuan untuk memberikan pelajaran bagi santri-santri binaan agar lebih mengenal macam-macam satwa Tanah Air dan menyadarkan mereka akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Game-game asyik dan menghibur serta pembagian sejumlah hadiah-hadiah menarik turut memeriahkan acara safari ceria kali ini "mudah-mudahan safari ini sedikit banyak  dapat memberikan tambahan wawasan buat adik-adik, serta mencadi hiburan bagi mereka, karena baru kemarin daerah singgah mereka di genangi banjir", tutur salah seorang pembina yang tidak mau disebutkan namanya.